Disinggung Penggunaan Dana Desa, Pangulu Bandar Nagori Enggan Jawab Konfirmasi Media
Tebingtinggi BK
Mau dikonfirmasi terkait penggunaan Dana Desa (DD) mulai tahun 2023,2024 dan 2025 Pangulu Nagori Bandar Nagori Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun, Dani Damanik tak mau menjawab jika dihubungi media baik melalui seluler HP atau pun WhatsApp.
Terkait hal tersebut Ketua DPC Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI ) Tebing Tinggi Tugiaman Saragih biasa akrab di sapa Togi pun angkat bicara.
"Aneh dijaman keterbukaan informasi publik saat ini, masih ada Kepala Desa atau Pangulu Nagori di Kecamatan Silaou Kahean yang tak mau atau enggan dikonfirmasi media , bila ditanya terkait penggunaan Dana Desa" ucap Togi Kamis (16/4/2026)
Menurut Togi apa yang ditakutkan Pangulu Nagori Bandar Nagori hingga tidak mau menjawab konfirmasi media. Kalau lah penggunaan Dana Desa benar tidak ada penyimpangan, tak perlu ada yang dirisaukan.
"Telah berulang kali media menghubungi pangulu melalui WhatsApp, namun tidak di angkat padahal hp nya aktip bernada berdering lalu di chat pun juga puluhan kali namun tidak juga mau membalas, pangulu ini terkesan sangat tertutup atau kita menduga mungkin ada yang ditutupi terkait DD" sebut Togi.
Menurut Togi pernah media berusaha datang menyambangi kantor Pangulu Nagori Bandar Nagori. Tapi si pangulu tak berada dikantor, malah ada perempuan mungkin selaku sekdes mengatakan pangulu kami mungkin rapat ke kantor camat bg, memang payah hp nya di hubungi, aku saja pun yg telpon gak bisa, ucap sekdes
Kata sekdes , dirinya pun bingung melihat cara kepemimpinan pangulu Dani Damanik.."Apa mungkin rumahnya ada dua unit satu di kampung ini yg kedua di Desa Bintang Bayu Sergai, aku pun bingung bang lihat pangulu kami ini ujar sekretaris bernada lembut"
Perihal menghindarnya Pangulu Dani bila ingin dikonfirmasi. Togi Saragih semakin curiga jangan jangan betul apa apa yang pernah di katakan ada salah satu tokoh di Nagori itu yg enggan di tampilkan namanya. Sebab di Desa nya bangunan yang menggunakan dana desa pun tidak ada terlihat, kemana aja dana desa tersebut digunakan Pangulu Dani
"kalau pun pelatihan pastilah ada hasil dari pelatihan minimal sertifikat ataupun apa lah itu di pajangkan di dalam kantor pangulu atau pun di pajangkan di tembok luar sebagai dokumentasi, ini apa pun tidak ada terlihat. Seperti baliho pengumuman dana desa tahun 2024, 2025 dan 2026 tidak ada terpajang.
Berarti pangulu Dani, ini kan jelas jelas mengelabui masyarakat, ada apa baliho pengumuman dana desa tidak di pajangkan kata masyarakat sekitar yang enggan di tampilkan namanya di media.
Tidak hanya di situ saja dalam waktu dekat ini Togi Saragih berencana akan melayangkan surat ke inspektorat Simalungun ,BPK ,unit Tipikor Polres, PMD ,bahkan sampai kepada Bupati Simalungun. Hal ini supaya kelakuan Pangulu Dani Damanik mereka tau bagaimana kebobrokannya selama menjabat 3 tahun jadi pangulu tidak ada perubahan di Nagori tersebut ujar Togi Saragih mengakhiri (ts).

