Pemerintah Desa Pancur Jaya Laksanakan PMT Kepada Masyarakat Kurang Mampu.
Rupat Bengkalis BOKASNEWS.COM
Pemerintah Desa Pancur Jaya Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis Riau laksanakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) buat masyarakat kurang mampu dengan sumber Dana Desa (DD)TA 2025, kegiatan diaula pertemuan Desa Pancur Jaya, pada Minggu 14 Desember 2025 pagi.
Kegiatan PMT ini sebagaimana disampaikan Teddy,St Operatirdes kepada kru media BOKASNEWS.COM (15/12). Pj Kepala Desa Pancur Jaya dr.Nelya Sasmita melaksanakan PMT ini bersumber dari Dana Desa Tahun 2025 diserahkannya bantuan PMT berupa 2 Kotak Susu bubuk kemasan merek SGM, Kacang hijau, dan Vitamin masing-masing kepada 30 Keluarga penerima manfaat ( KPM).
Bantuan ini diperuntukan untuk anak bayi yang berusia 6 bulan ke atas sampai 5 tahun kebawah dan tergolong keluarga kurang mampu.
dr.Nelya Sasmita pada kesempatannya mengatakan “Sebenarnya Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah berbasis lokal yang merupakan salah satu langkah dengan memberikan makanan lokal dalam meningkatkan status gizi balita yang tepat sasaran. PMT sendiri merupakan kudapan makanan pendamping dalam masa pertumbuhan balita akibat kekurangan gizi.
Dengan adanya PMT lokal diharapkan dapat mendorong kemandirian pangan dan gizi keluarga secara berkelanjutan dan mengolah pangan lokal menjadi sumber pangan yang dapat dimanfaatkan oleh keluarga.
Seperti yang dijelaskan Ibu Pj Kades, dr Nelya Sasmita, Seharunya PMT ini adalah berbentuk bahan baku, tapi dikarenakan semua penerima PMT di Desa Pancur Jaya telah menerima Makan Bergizi Gratis ( MBG ) dari itu kami dari Pemerintah Desa berinisiatif memberikan PMT dengan bahan berbentuk Susu Bubuk, Kacang Hijau dan Vitamin, jelasnya.
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang kami berikan ini adalah suatu upaya penyediaan asupan gizi tambahan di luar makanan utama untuk memenuhi kebutuhan nutrisi balita, kami berharap semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat buat semua. ucapnya Nelya.
“Kami dari Pemerintah Desa ,"kata Nelya", selama ini telah memantau perkembangan Posyandu yang telah berjalan saat ini, dari hasil pengamatan kami, masih ada orang tua yang tidak mau membawa anaknya untuk datang ke Posyandu, hal ini tentunya sangat merugikan dalam pemantauan perkembangan dan Kesehatan bayi kita, sedangkan pemberian imunisasi untuk bayi itu adalah Gratis, ujarnya.
Lanjutnya lagi, di waktu yang akan datang khususnya penerima bantuan PKH tak ada lagi alasan untuk tidak hadir di Posyandu, karena salah satu program PKH itu wajib mengikuti program posyandu, atau bila mana masih ada yang ngeyel tak mau membawa balitanya ke posyandu maka kami akan laporkan ke pendamping PKH untuk mencabut sebagai penerima PKH, Tegas dr. Nelya Sasmita.
Sebagai seorang Pj. Kepala Desa yang juga merupakan seorang dokter umum dengan menjabat sebagai kepala UPT Puskesmas, hal ini tentunya sudah menjadi tanggung jawabnya untuk memastikan setiap warga desa bisa mendapatkan fasilitas Kesehatan yang baik. Hal ini yang membuat beliau bersifat tegas dan peduli terhadap setiap program Kesehatan yang berjalan di wilayah kerjanya.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan PMT kepada 30 KPM, oleh dr. Nelya Sasmita dengan didampingi Sekretaris desa Fery Permana,Kaur Kesra Marwan, Kaur Pemerintahan Juliana, Bidan Desa, dan seluruh Kader Posyandu Pancur Jaya.
Penulis : Zaini

